Phone

0822 5870 6420 (Anto)

0813 9929 1909 (Fikri)

Phone Office

+62-21 29563045







Pengaruh Suhu pada Tanaman

Aktifitas pertanian dan proses pengakaran tanaman di dalam tanah dapat dipengaruhi oleh ketidakstabilan suhu tanah. Jika suhu tanah mengalami kenaikan akan berakibat kekurangan kandungan air dalam tanah sehingga unsur hara sulit diserap tanaman.

Begitupun sebaliknya, jika suhu tanah rendah akan menyebabkan bertambahnya kandungan air dalam tanah, dan jika terjadi kondisi ekstrim akan terjadi pengkristalan. Akibatnya? Aktifitas respirasi akan semakin merendah yang membuat translokasi pada tubuh tanaman menjadi lambat sehingga proses distribusi unsur hara menjadi lambat dan pertumbuhan tanaman pun menjadi lambat.

Dan juga suhu tanah yang terlalu tinggi akan mengakibatkan perusakan organ tanaman. Maksimal dan minimal suhu sangat berpengaruh terhadap hasil produksi. Inilah hal yang menyebabkan hasil panen padi di Indonesia rendah.

Suhu maksimum dan minimum pada tanaman

Panas yang diterima oleh permukaan tanah biasanya diteruskan ke dalam lapisan yang lebih dalam melalui kondisi karena panas yang masuk akan memerlukan waktu yang lama. Sehingga maksimum dan minimum suhu di dalam tanah akan mengalami kelambatan.

Karena semakin lama pemanasan di permukaan tanah maka akan semakin dalam juga suhu maksimum permukaan akan terasa ke lapisan tanah yang lebih dalam. Tingginya suhu maksimum di suhu atmosfer terjadi sekitar jam 3 Sore sedangkan suhu maksimum di dalam tanah akan terjadi setelah waktu suhu maksimum udara.

Suhu maksimum tanah untuk kedalaman 5 cm terjadi pada jam 2 siang, untuk kedalaman 10 cm terjadi pada jam 3 sore dan kedalaman 20 cm terjadi pada jam 6 sore.

Suhu minimum terjadi setelah matahari terbit yaitu jam 6 pagi dan suhu minimum tanah akan mengalami kelambatan untuk kedalaman tanah 5 cm pada jam 8 pagi. Untuk kedalaman 10 cm terjadi jam 9 pagi dan untuk kedalaman 20 cm terjadi pada jam 11 pagi.

Pengaruh suhu bagi pertumbuhan tanaman.

Pertumbuhan dan produksi tanaman sangat ditentukan oleh faktor iklim. Apabila ditanam di luar daerah iklimnya, produktivitasnya pasti tidak sesuai. Perilaku kejadian tiap organisme atau tumbuhan dalam hubungannya dengan perubahan iklim disebut fenologi menurut Studi Sutarno (1997).

Faktor iklim yang umumnya digunakan untuk penelitian fenologi adalah curah hujan, karena secara langsung atau tidak langsung penting untuk pengaturan waktu dan ruang dalam pembentukan bunga dan buah pada tanaman tropis.

Ada 2 unsur yang sangat mempengaruhi hal tersebut menurut Ashari (2006) yaitu:

Selain iklim, suhu dan radiasi matahari juga mempengaruhi produksi tanaman. Pertumbuhan tanaman dapat dipengaruhi oleh berbagai lingkungan. Tanaman akan cepat berbunga dan menghasilkan benih jika kondisi lingkungan sesuai selama masa pertumbuhan.

Kebanyakan spesies tanaman tidak akan memasuki masa reproduktif jika pertumbuhan vegetatifnya belum selesai dan belum mencapai tahapan yang matang untuk berbunga. Perubahan itu terjadi disebabkan oleh suhu (Mugnisjah dan Setiawan, 1995).

Bagaimana solusi agar tanaman tetap produktif karena suhu?

1. Masukkan tanaman ke dalam ruangan

  • Letakkan di dekat jendela agar tanaman tetap mendapatkan cahaya matahari.
  • Jangan diletakkan dekat ventilasi, karena tanaman akan mengering dan mati.

2. Tutupi tanaman

  • Tutupi bagian atas tanaman dengan selimut bekas, kardus, atau terpal.
  • Gunakan cara ini hanya saat malam hari, buka penutup saat siang hari agar tanaman mendapatkan cahaya matahari.

3. Buat rumah kaca

  • Pastikan terdapat ventilasi yang cukup di dalam rumah kaca.

4. Gunakan alat pengukur suhu.

  • Berguna untuk mengukur suhu
  • Contoh alat pengukur suhu yaitu Data Logger.



Produk Terkait dengan artikel Pengaruh Suhu pada Tanaman

MicroLog Compact Data Logger
MicroLog Compact Data Logger
MicroLogPRO Compact 10-bit Data Logger
MicroLogPRO Compact 10-bit Data Logger
ENT20 Ethernet Temperature Logger
ENT20 Ethernet Temperature Logger
TP125 Temperature & Humidity Logger
TP125 Temperature & Humidity Logger